Pengenalan Komputer


Pengenalan Komputer
     komputer  rakitan  adalah  istilah  yang  digunakan  oleh  masyarakat  kita, mengacu kepada  computer  personal (personal  komputer, PC) yang dirakit  sendiri  oleh  penggunanya.  Lain  halnya  dengan  computer  built  up  dan  laptop  yang  sudah  dirakit  di  pabrik,  computer  rakitan  merupakan  computer  yang  dirakit  sendiri  oleh  pengguna  maupun  teknisi  computer  sehingga  menjadi  satu  unit  computer  yang  siap  digunakan.  Bagian  yang dirakit  pada  computer  rakitan  adalah  kotak  CPU  yang  terdiri  dari  sekumpulan  perangkat  keras  keras/kompunen  kompunter  degan  spesifikasi yang  sudah  ditentukan  sebelumnya  oleh  pengguna.

A.    Periapan  alat  dan  bahan

Sebelumnya  melakukan  perakitan  komputer, terlebih  dahulu  harus  dipersiapkan  alat  dan  bahan. Adapun  alat  di sini  adalah  peralatan  yang  di  gunakan selama proses  perakitan,  seperi  obeng  atau  kabel.  Sedangkan  bahan  adalah  semua  computer.  Sambil  berkenalan  dengan  masing-masing kompunen, berikut  ini  adalah  alat  dan  bahan  yang  harus  kita  persiapkan.

    1.      Alat
a.       Obeng
Obeng  merupakan  alat  untuk  mengecangkan  dan  mengendorokan  baut, dalam  perakitan  komputer, obeng  yang  sering  digunakan  adalah  obeng  dengan ujung  positif (+) berukuran 2mm-6mm. namun, tidak  jarang  juga  diperlukan  obeng  dengan  ujung  negative/minus (-) sehingga kita  perlu  menyiapkan  keduanya

                                    Gambar 2.1. obeng + (kiri) dan obeng – (kana).
 b.      Baut
Baut  atau  sekrup  merupakn  suatu  batang  atau  tabung  yang  mirip  dengan Paku, namun  memiliki  alur  helks  pada  permukaannya  batang  atau  tabunganya.penggunaan  utama  adalah  sebagai  pengikat  (fastener)  untuk  menahan  dua  objek  bersama.  Berbagai  macam baut  yang  digunakan  selama  perakitan  komputer  dapat  dilihat  pada  gamabar  di bawah  ini.



           Gamabar 2.2 berbagai macam baut yang digunakan dalam perakitan komputer.

       Keterangan gambar:
1.      Baut untuk kipas (fan) CPU
2.      Baut 3x5 mm  untuk  optical driver (ODD).
3.      Baut 3x6 mm untuk motherboard.
4.      Baut spacerl standoff 6x6 untuk dudukan baut 3x6 (no.3).
5.      Baut untuk  harddsik.
6.      Baut  untuk  tutup  CPU  maupun  power  supply.
7.      Baut  untuk  tutup  CPU  (bisa  diputar  tanpa  obeng).
8.      Ring (cincin) isolator baut  untuk  baut  no 2 dan 3.

C. Kabel

1) Kabel Power
kabel  power  digunakan  untuk  menghubungkan  perangkat  power  supply  dengan  stop  kontak  listrik. Kabel  listrik  yang  diperlukan  saat  perakitan  computer  inimal 2 (dua) buah, yaitu untuk CPU dan monitor



                                                       Gambar 2.3 kabel power
2) Kabel SATA

Serial advanced technology  attachment (SATA) adalah standar  teknologi  yang digunakan  menstrasfer data, seperti hard disk dan optical drive  di dalam  computer  melalui media kabel (kabel SATA). Keuntungan  utama menggunakan hard disk SATA adalah transfer data yang lebih cepat yang dapat memindahkan ataupun menambah device selama oprasi, dan penggunaan kabel yang lebih yang lebih tipis sehingga proses pendinginan udara dapat lebih efisien. SATA memiliki  kecepatan 150 Mbps (SATA I), 300 Mbps (sata II), DAN 600 Mbps (SATA-600/SATA III)
  

                                                              Gambar 2.4. kabel SATA
3)      Kabel ATA
Serial advanced technologi attachment (SATA) adalah standar  adalah interfance standar yang memungkinkan untuk menghubungkan perangkat penyimpanan ke computer/motherboard melalui kabel ATA. Dikembangkan pada tanggal 12 mei 1994 oleh ANSI. ATA awalnya ditunjukan untuk  menghubunkan  hard dive, tetapi ekstensi yang disebut  ATAPI (ata packet Interface) telah  dikembangkan  untuk dapat perangkat penyimpanan lain (CD-ROM  drive, DVD-ROM  drive) pada ATA. Kecepatan transfer data ATA mencapai 133 Mbpss.

 


                                                           Gambar 2.5. Kabel ATA

     
               Gambar 2.6 harddisk dengan kabel SATA (atas) dan ATA (bawah).
4)      Kabel VGA
Vidio  Graphice  adapter (VGA) adalah sebuah standar tampilan computer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi baru, VGA masih diimplemtasikan pada pocket PC. VGA juga mengacu pada port yang menghubungkan kartu gafis dengan melalui kabel VGA.
 

                                                            Gambar 2.7. kabel VGA
d.      Jumper
Jumper pada sebuah computer sebenarnya adalah penghubung (connector) Sirkuit elektronik yang digunakan untuk menghubungkan atau memutuskan Menghubunkan atau memutuskan hubungan pada suatu sirkuit tersebut. Fungsi Jumper ini dalam computer adalah untuk mengkonfigurasi computer sesuai dengan keperluan. Saat ini, konfigurasi computer dengan jumper sudah berkurang penggunaannya. Jumper pada computer biasanya digunakan pada motherboard, hardisk, optical disk, dan pada beberapa VGA card tertentu. Tetapi karena pengguaannya lebih banyak pada motherboard dan harddisk serta optical disc.

                            
                                                              Gambar 2.8. jumper

1)      Jumper  pada  motherboard
a)      Jumper  clear  CMOS
CMOS  adalah singkatan dari complementary mental oxide semiconductore, yaitu jenis chip semikonduktor yang menyimpan data tanpa  membutuhkan sumber daya  eksternal (menggunakan bartai ). CMOS dalam sebuah komputer  pribadi (PC), mengenai pentujuk dasar computer yang di perlukan untuk menginisialisasikan  kompunen perangkat keras dan ketika boot up. Pengaturan ini dkenali sebagian pengaturan basic input output system (BIOS), juga disebut  sebagi fungsi,termasuk power on self tet (POST).


                   Gambar 2.9.IC CMOS pada motherboard.

       Jumper CMOS biasanya terletak di dekat baterai CMOS. Biasanya  terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan mereset settingan CMOS ke posisi default (setingan awal/pabrik). Pin ke 1 dan 2 jika dihubungkan dengan sebuah jumpermaka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang diubah pada CMOS melaui BIOS. Jka jumper diubah  pada posisi 2 dan 3,maka computer akan kembali pada posisi default. Me-reset CMOS ke posisi default di perlukan jika kita melakukan setting yang salah terhadap CMOS melalui BIOS biasanya akan terjadi kesalahan yang mengakibatkan computer tidak bisa hidup/booting, maka dengan melakikan clear CMOS, computer akan kembali ke posisi awal sebelum melakukan perubahan pada CMOS melalui BIOS. Clear CMOS juga bisa di gunakan jika computer tidak bisa hidup akibat ada perubahan padahardware, misalnya karena menggantikan processor baru. Karena CMOS telah menyimpan setting untuk processor lama sehingga ia tidak akan membaca proceor yang baru, maka jumper ini biasa digunakan.Clear CMOS juga bia digunakan untuk mereset password BIOS jika suatu saat kita lupa.
  

      Gambar 2.10. Baterai ( atas ) dan jumper (bawah ) CMOS pada Motherboard

        B) Jumper  bus  clock/bus  speed
              Jumper ini berfungsi untuk setting bus clock pada processor. Saat ini, bisa dikatakan jumper ini jarang digunakan. Fungsi setting yang tadinya diatur Oleh jumper sekarang sudah dibuat otomatis di-setting melalui BIOS. Jamper ini berada dekat dengan processor, disetiap jumper yang di pilih, ada Informasi mengenai penggunaan jumpernya.


                                  Gambar 2.10. jumper Bus Clock / Bus Speed.

       C)  Jumper  bus  ratio
             Seperti halnya jumper Bus Clock,jumper  ini  juga suda tidak dipergunakan Kembali. Jumper ini adalah rasio  perkalian dari processor.  Misalnya Processor Pentium  I 133  MHz dengan bus/FBS 66, maka rasionya adalah 2x. Maka kita melakukan setting sesuai dengan pentunjuk yang terdapat pada keterangan baik di motherboard maupun buku manual.
       D)  Jumper VGA
         Jumper ini biasanya  terdapat  pada motherboard yang menyendiakan VGA onboard beserta slot VGA sebagai tambahan. Jumper,biasanya terdiri dari 3 kaki/pin yang digunakan untuk memilih apakaahyang digunakan VGA onboard-nya atau slot VGA. Sama seperti jumper bus clok, jumper ini sudah jarang dipergunakan dan diganti dengan setting otomatis pada BIOS sehingga tanpa melakukan setting apapun, sistem akan memilih sendiri VGA yang akan digunakan.
      e) Jumper  audio
         jumper audio adalah jumper yang digunakan untuk mengaktifkan suara. Jumper ini biasanya terdiri atas 10 pin berderet dengan pin nomor 8 kosong. Jika kita mengkatifkan port audio di depan casing (front audio), maka otomatis soket audio di casing telah mengaktifkan jumper audio ini. Namun jika tidak, persiapkanlahsebuah jumper untuk menghubunkan pin nomor 5 dan 6 juga pin nomor 9 dan 10, sebab jika tidak suara tidak akan keluar sekalipun driver telah diistal. Hal ini sering terjadi dimana audio tidak biasa terdengar dan pengguna tidak mengerti akan kebingungan sehingga mengira soud onboard dari motherboard-nya yang rusak,padahal masalah hanya pada jumpernya saja.


                 Gambar 2.12. jumper front audio pada motherboard.

      F)  Jumper USB  power

            Bagi yang pernah mengalami USB pada CPU tidak bisa berfungsi atau berfungsi hanya di windows, tetap tidak di DOS (misalnya dengan penggunaan keyboard USB), kemungkinan jumper USB power pada motherboard belum diaktifkan. Jumper ini ada di hamper semua motherboard yang memiliki port USB. Jumper ini terdiri dari 3 kaki/pin. Jika tidak dipasang,maka USB tidak akan berfungsi. Jika dipasang pada pin 1 dengan pin 2 atau pin 2 dengan, pin 3,maka akan memiliki pengaruh yang berbeda misalnya USB tidak saat di DOS.
  

                              Gambar 2.13. jumper power USB pada motherboard.

2)      Jumper  memory/ RAM
Jumper ini bisanya terdapat pada  motherboard yang memiliki 2 jenis slot memory, misanya motherboard yang memiliki slot memory SDRAM dan DDRI, atau DDRI dengan DDR2, maka untuk memilih salah satu slot diperlukan setting jumper memory.

3)      Jumper pada harddisk ATA atau optical disk drive ATA
Jumper pada harddisk dan optikal disk digunakan untuk menentukan status pada harddisk atau optical disk apakah akan dijadikan master (utama) atau slave (sekunder). Hal ini peting diperhatikan ketika melakukan penggabungan harddisk dengan harddisk, atau harddisk dengan optical disk pada satu kabel ATA.


                Gambar 2.14. jumper pada harddisk atau ODD ATA.

Jika  status  sama – sama master, maka keduanya tidak akan terdeteksi oleh Motherboard. karena itu yang satu harus menjadi master dan yang satu menjadi Slave. Pada motherboard tertentu, status Slaue pada harddisk tunggal tidak akan dapat di deteksi oleh motherboard. Mengenai keterangan cara mengatur harddisk untuk status master dan Slaue bisa di dapat pada label yang terdapat di harddisk.

Share:

Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Pages